25/7 ke 21
Untuk diriku, aku tulis lagi kalimat-kalimat sederhana ini. Agar aku sadar bahwa sampai sekarang ini pun, aku masih dicintai setidaknya oleh diriku sendiri.
Dari 20 yang sudah lewat, semakin banyak hari dilalui. Sebanyak tawa yang menggema, atau tangis yang entah itu karena bahagia atau sebaliknya. Semoga rasa syukur itu jauh lebih banyak.
Dari 20 yang sudah lewat. Menyadari begitu banyak ucap, tulis, atau tindak yang belum dewasa. Masih banyak kurang dan salah. Dari jalannya waktu, harus semakin baik. Harus lebih baik. Bukan dari yang lain. Tapi lebih baik dari sendiri yang kemarin.
Dari 20 yang telah lewat, bahkan di hari keduanya yang amat berat. Sangat berat. Terima kasih diriku, masih bertahan. Sudah mencoba menerima, mencoba bangun. Walau belum sepenuhnya. Terima kasih.
Untuk 21, ke depan tidak tahu akan seperti apa. Seindah apapun rencana yang dirangkai dalam kepala. RencanaNya yang paling baik, jadi lalui saja ya.
Untuk 21, tetap jangan lupa untuk berterimakasih. Atas hal-hal sekecil apapun yang orang lain beri. Juga belajar lebih berani ucap maaf jika salah. Itu tidak buat diri jadi lebih kecil.
Untuk diriku. Masih sama seperti yang lalu. Aku mencintai kamu. Kamu yang tidak pernah meninggalkan. Yang selalu kuat, sendiri atau bersama yang lain.
Untuk diriku, aku cinta aku.
Komentar
Posting Komentar